Pantai Kedonganan, Teluk Jimbaran, Bali – Bobby Chinn (twitter: @BobbyChinn) seorang maestro di bidang kuliner yang memiliki darah China – Mesir berkesempatan datang ke acara Coral Triangle Day, 9 Juni 2012, di Kedonganan, Jimbaran – Bali. Dalam kunjungannya di Jimbaran, Bobby Chinn mengunjungi beberapa kafe dan restoran seafood di wilayah tersebut untuk menyosialisasikan seafood yang ramah lingkungan – seafood yang ditangkap dengan alat yang ramah lingkungan, tidak merusak, serta mengikuti protokol penangkapan yang diwajibkan lainnya.
Arsip Kategori: terumbu karang
Derawan, Bagaikan Mawar Yang Tumbuh di Lumpur!
Siapa yang tidak tahu Pulau Derawan?

Menyaksikan tukik keluar dari sarangnya dan berlarian menuju laut adalah hal yang sangat menakjubkan. Sayangnya banyak ancaman terhadap tukik menjadikan hanya 1 dari 1000 tukik yang menetas berhasil menjadi dewasa.
Pulau yang satu ini adalah salah satu pulau yang berada di Kabupaten Berau, dengan berbagai keanekaragaman bawah air diantaranya yaitu terumbu karang dan penyu. Pulau Derawan di huni oleh penduduk yang sebagian besarnya adalah suku Bajau. Di Pulau Derawan ini banyak wisatawan dari berbagai mancanegara datang untuk menikmati keindahan Pulau Derawan. Mulai dari melihat penyu bertelur, melepaskan bayi penyu atau tukik, melihat aktifitas penyu dan menyelam di terumbu karang itu semua ada di Pulau Derawan.
Masyarakat Aceh Berperan Aktif Dalam Konservasi!
Gambar

Sebuah dermaga kecil bantuan BRR-NAD Nias di Lhok Iboih, Tawan Wisata Alam Laut (TWAL) Pulau Weh, Kota Sabang. Lhok Iboih merupakan salah satu contoh bentuk pengelolaan kawasan konservasi berbasis masyarakat yang diarahkan pengembangannya menuju ekowisata bahari yang bertanggungjawab. Di iboih, panglima laot setempat memiliki peranan yang besar dalam mengatur tata zonasi kawasan dan memiliki posisi tawar kuat terhadap pemangku kepentingan lainnya seperti Balai Konservasi Sumberdaya Alam (BKSDA), Pemerintah Kota (Pemkot) Sabang dan Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS). Dibawah Panglima Laot Lhok Iboih terdapat sejumlah unit atau satuan kerja, seperti unit koperasi nelayan dengan usaha pemanduan wisata dan satuan kerja pengawasan dan perlindungan kawasan perairan setempat. Lhok Iboih juga merupakan wilayah dampingan Fauna & Flora Internasional (FFI) Marine Program dan Aceh Coral Conservation (ACC) – Jaringan KuALA. © WWF-Indonesia / Arifsyah M NASUTION (Direkam, Oktober 2011). Canon PowerShot G11, f/4, 1/1600 sec, ISO-160, 11mm
Ikan Badut dan Anemon
Gambar
Sekarang share foto dulu ya. Sesinya underwater dulu, cuma ada 2 foto (yang pastinya foto seperti ini favorit penyelam, banyak dan mudah difoto), tapi lebih baik dibagi dari pada ngendon di hard disk. Selamat menikmati.
Yang pertama:

Ancaman terbesar bagi spesies Black Coral (Anthipatharia sp) adalah perdagangan untuk para penghobi akuarium laut serta tidak jarang diekspor ke luar negeri. Jika tidak ada pengaturan yang jelas, bukan tidak mungkin spesies ini dapat punah. Dalam foto adalah Black Coral dalam Taman Nasional Laut Wakatobi yang dijepret pada bulan Maret 2012. (Canon G11, f/4.5, 1/100 sec, ISO-80). Foto © WWF-Indonesia / Anton Wijonarno
Berikutnya:

Foto sang "Nemo" (Ampniprion sp (Clownfish)) & Anemon yang sedang ber-Simbiosis mutualisme (hubungan saling menguntungkan) yang dijepret dalam kawasan Taman Nasional Laut Wakatobi pada bulan Maret 2012. Perilaku si Nemo yang berhasil diamating adalah kegiatan mencari makan (feeding behaviour) dan memijah serta berkembang biak (nursing). Hanya ikan Badut yang dapat hidup di anemon, yang juga bertugas menghalau predator dari anemon. (Canon G11 + Housing, 1/250sec, f/8, ISO-100) Foto © WWF-Indonesia / Anton Wijonarno

